Skip to content

Dell Rack Server: Keunggulan & Jenis yang Cocok untuk Bisnis Anda

dell rack server

Dalam upaya mengembangkan bisnis, ada satu elemen yang juga perlu ditingkatkan, yaitu sistem IT yang kuat, scalable, dan mampu menunjang keamanan data. Dell, sebagai salah satu brand ternama di bidang IT, menghadirkan Dell rack server yang memenuhi tiga kebutuhan tersebut.

Jika server di perusahaan Anda mulai kewalahan menghadapi workload yang semakin kompleks serta meningkatnya risiko ancaman keamanan, Dell server rack dapat menjadi solusi yang tepat. Jika masih ragu, mari pahami keunggulannya dalam penjelasan berikut!

Apa Itu Dell Rack Server?

Dell rack server adalah server dari Dell Technologies yang didesain tipis dan memanjang agar dapat ditempatkan pada rack (lemari server). Salah satu contoh Dell rack server adalah Dell PowerEdge R350.

Server ini ditempatkan bersama sejumlah server lain dengan cara ditumpuk secara rapi dan terpusat, tidak berdiri sendiri. Oleh karena itu, rack server cocok menjadi pilihan untuk Anda yang ingin menghemat ruang.

Lebih lanjut, penambahan server baru atau penggantian server lama juga bisa dilakukan dengan lebih mudah. Keunggulan ini membuat rack server sering digunakan di data center, perusahaan besar, dan lingkungan lainnya yang memiliki banyak server.

Jenis Server Dell Lainnya

Dell Technologies tak hanya memproduksi rack server, melainkan juga beberapa jenis server berikut ini:

1. Server Tower

Server tower adalah unit server yang berdiri sendiri dan bentuknya menyerupai CPU komputer desktop tradisional yang berdiri secara vertikal. Server ini terdiri atas CPU, GPU, drive penyimpanan, modul memori, serta power supply cadangan.

Penempatan server tower bukan di dalam rak seperti halnya rack server, tetapi di lantai atau meja kerja. Penggunaannya sering kali melibatkan lingkup yang relatif kecil, misalnya toko retail dan institusi pendidikan. 

2. Server Modular

Server modular merupakan server yang mempunyai sejumlah modul dalam satu kerangka utama (chassis). Tiap modul sebenarnya bisa berdiri sendiri, tetapi berbagi resource seperti listrik, pendingin, dan networking.

Seperti halnya rack server, modular server juga umum digunakan di data center. Namun, komponen-komponennya dipisah dalam modul yang berbeda agar proses penggantian, penambahan, dan pelepasannya lebih mudah dilakukan, tanpa mengganggu operasional sistem.

Baca juga: IT Asset Management: Pengertian, Manfaat, dan Komponen Utama

Kenapa Harus Memilih Server Dell?

Dalam konteks penggunaan server di perusahaan, terdapat dua opsi utama yang umum digunakan, yaitu mengelola server sendiri atau menyewa dari pihak ketiga. Dari kedua opsi tersebut, mana yang sekiranya lebih baik? Mari simak perbandingannya di bawah ini!

Ketika ingin mengelola server sendiri, perusahaan harus mengalokasikan biaya awal yang relatif tinggi. Tak hanya itu, pengelolaan server secara mandiri juga menuntut keahlian tim IT yang memadai. 

Jika hal ini tidak diperhatikan, masalah server akan menjadi lebih sulit ditangani dan justru berisiko memicu masalah yang berkepanjangan.

Namun, Anda tak perlu khawatir karena ada opsi lainnya, yaitu sewa server. Solusi sewa ini tentunya lebih hemat, baik dari segi biaya maupun SDM. 

Dengan menyewa server, biaya yang Anda investasikan relatif tetap dan dapat diprediksi. Hal yang tak kalah penting, opsi sewa juga dilengkapi dengan dukungan teknis setiap saat dari penyedia layanan, yang dapat mempersingkat downtime, sehingga performanya lebih stabil.

Terlebih, jika Anda memilih server dari Dell, khususnya Server Dell PowerEdge, yang hadir dengan beragam keunggulan, di antaranya:

  • Memori berkapasitas besar dengan daya rendah: Memori DDR4 efektif untuk mempercepat kinerja aplikasi bisnis seperti ERP dan aplikasi database.
  • Pengelolaan dibuat sederhana dan didukung otomatisasi cerdas: Tool Dell OpenManage menjadikan proses deployment berjalan otomatis dan mudah dipantau sehingga lebih hemat waktu dan biaya.
  • Lebih banyak data pemrosesan: Prosesor Intel® Xeon®  generasi terbaru mampu meningkatkan kualitas virtualisasi serta operasional aplikasi bisnis berkinerja tinggi.
  • Menyediakan penyimpanan lokal yang scalable dan efisien: Terdapat beragam opsi penyimpanan yang fleksibel, mulai dari all-flash, hybrid, hingga konfigurasi yang paling hemat biaya.
  • Mendukung upaya efisiensi energi: Dell Fresh Air 2.0 memungkinkan data center beroperasi sampai 40 °C/104 °F. Hal ini dapat mengurangi kebutuhan pendingin dan meminimalkan biaya.

Baca juga: Kenapa Laptop Cepat Panas? Kenali Ciri-Ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Jenis Server Dell Mana yang Paling Cocok untuk Bisnis Anda?

Untuk menentukan jenis server yang tepat, Anda perlu menyesuaikannya dengan skala bisnis Anda. Berikut adalah tiga kategori skala bisnis beserta rekomendasi perangkat server yang sesuai untuk masing-masing kategori:

1. Usaha Mikro

Jika bisnis Anda tergolong sebagai usaha mikro, server yang paling disarankan adalah Dell PowerEdge T550. Penggunaan ini akan bermanfaat apabila bisnis Anda:

  • Terdiri dari 5–30 orang karyawan.
  • Aktif mengelola database besar, menjalankan analisis data, dan melakukan virtualisasi multi-VM.
  • Mencari perangkat yang mudah di-upgrade dan minim downtime.

Untuk kebutuhan sewa Dell PowerEdge T550, Anda bisa memercayakan Rentalworks. Harga sewa Dell PowerEdge T550 di Rentalworks terjangkau, yaitu Rp82.688.000 per bulan.

2. Usaha Kecil

Apakah Anda sedang mengembangkan usaha kecil yang membutuhkan sistem yang lebih stabil? 

Jika ya, server yang sesuai adalah Dell PowerEdge R350, server rack Dell yang mempunyai desain ringkas dan skalabilitas tinggi. Perangkat ini cocok untuk karakter bisnis sebagai berikut:

  • Terdiri dari 30–75 orang.
  • Mengoperasikan file server, aplikasi kasir (POS), sistem akuntansi, dan internal tools.
  • Mencari perangkat yang andal dalam mengamankan data penting dan minim crash.

Untuk menyewa perangkat ini di Rentalworks, perusahaan Anda hanya perlu mengalokasikan dana mulai dari Rp53.188.000 per bulan.

3. Usaha Menengah

Bagi Anda pelaku usaha menengah yang membutuhkan infrastruktur IT powerful untuk menangani banyak user secara bersamaan, Dell PowerEdge R760xs adalah server yang tepat. Hal ini berlaku bila bisnis Anda:

  • Beranggotakan 75–200 orang.
  • Menangani workload berat dan aplikasi bisnis skala menengah hingga besar. 
  • Mencari mid-range server, namun tetap ingin mengefisienkan biaya.

Meskipun dapat mendukung tim yang lebih besar, biaya sewanya di Rentalworks masih cukup ekonomis, yakni mulai dari Rp78.538.000.

Sekian penjelasan tentang rack server Dell yang perlu Anda ketahui. Dengan beragam opsi penyimpanan, efisiensi daya, serta skalabilitas tinggi, Dell server rack bisa diandalkan untuk menunjang operasional IT, baik bagi bisnis yang sedang berkembang maupun yang sudah mapan. 

Kabar baiknya, Anda bisa menyewa perangkat Dell rack server, yaitu Dell PowerEdge R350 dan Dell PowerEdge R760xs, melalui layanan DaaS Rentalworks

Bahkan, layanan terpadu ini tak hanya menyewakan server, tetapi juga laptop, desktop, tablet, dan perangkat lain dengan kualitas terbaik.

Anda juga tak perlu khawatir, sebab opsi sewa Dell server rack di Rentalworks hadir bersama dukungan premium berupa optimasi perangkat dan penanganan saat terjadi masalah pada hardware maupun software.

Faktanya, opsi sewa perangkat dapat memberikan manfaat dalam konteks yang lebih luas. Lebih dari itu, menyewa juga dapat menjadi solusi yang lebih ramah lingkungan, karena efektif untuk mengurangi limbah elektronik (e-waste) yang berdampak negatif.

Ingin mulai mengefisienkan proses internal sekaligus berkontribusi aktif dalam upaya pelestarian lingkungan? Yuk, segera hubungi Rentalworks untuk mengetahui informasi produk yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda!

Baca juga: Fakta Penghapusan Data yang Harus Dipahami oleh Perusahaan

Share This Post

Halo!

Klik di sini dan Anda akan terhubung dengan kami via WhatsApp.