Skip to content

15 Cara Mengatasi Laptop Lemot, Efektif & Antiribet!

cara mengatasi laptop lemot

Laptop Anda membutuhkan waktu lama hanya untuk membuka satu folder? Hal ini bisa mengindikasikan terjadi penurunan kinerja laptop. Sebenarnya, kondisi tersebut lumrah.

Hanya saja, masalah laptop lemot cukup mengesalkan karena dapat membuang waktu berharga dan menghambat produktivitas Anda. Namun, Anda tidak perlu terburu-buru membeli perangkat baru.

Pasalnya, ada berbagai cara mengatasi laptop lemot yang bisa dicoba. Artikel ini akan menguraikan informasinya secara lebih lanjut. Maka dari itu, mari simak sampai akhir.

Penyebab Laptop Lemot

Untuk mengatasi masalah laptop lemot, Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa saja penyebabnya. Berikut ini adalah beberapa kemungkinan penyebab laptop lemot:

  • Overheating: Akumulasi debu pada kipas atau pasta termal yang kering dapat membuat suhu laptop terlalu panas. Ini memicu penurunan performa laptop.
  • Program dan File yang Berlebihan: Ada terlalu banyak aplikasi terpasang dan tumpukan file sampah. Selain itu, program yang berjalan di latar belakang juga bisa memakan banyak sumber daya sistem laptop.
  • Hardware Terbatas atau Rusak: Kapasitas RAM terlalu kecil, HDD lambat, dan tidak optimalnya sistem pendingin menyebabkan kinerja laptop melambat.
  • Virus atau Malware: Software yang berbahaya mengonsumsi RAM, CPU, serta bandwidth internet sekaligus merusak sistem sehingga laptop menjadi lemot.
  • Driver atau Sistem Operasi Usang: Driver atau sistem operasi yang tidak pernah diperbarui bisa menimbulkan ketidakcocokan dan menurunkan kinerja laptop.

Cara Mengatasi Laptop Lemot

Ada sejumlah cara mengatasi laptop lemot Windows 10 maupun Windows 11 yang bisa dilakukan. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Restart Laptop

Ketika respons laptop sangat lama, cobalah restart terlebih dahulu. Langkah ini dapat menghilangkan junk atau cache. Sebab, memori yang penuh berpotensi membuat sejumlah bagian dari sistem operasi laptop menjadi kurang efisien dalam bekerja.

Selain itu, Anda pun bisa shut down laptop selama beberapa waktu untuk mengistirahatkan perangkat. Saat dinyalakan kembali, sebaiknya aktifkan aplikasi atau perangkat lunak yang memang diperlukan saja. 

2. Uninstall Aplikasi atau Program

Seperti yang dijelaskan, aplikasi atau program yang berlebihan dapat menjadi penyebab laptop lemot. Pasalnya, penumpukan aplikasi membuat ruang penyimpanan C penuh.

Oleh karena itu, pilah apa saja aplikasi atau program yang dibutuhkan atau sering digunakan. Lalu, uninstall yang dirasa tidak penting agar storage laptop tidak penuh.

3. Menggunakan Cooling Pad

Saat digunakan dalam waktu yang lama, mesin laptop akan panas sehingga meningkatkan risiko penurunan performa. Untuk mengatasinya, gunakan cooling pad agar suhu laptop turun. Biasanya, laptop model terbaru telah dilengkapi fitur pendingin ini.

4. Tutup Aplikasi atau Program yang Memakan Ruang Penyimpanan

Selanjutnya, cobalah untuk menutup aplikasi atau program yang membuat kinerja laptop terasa berat, terutama ketika Anda sudah tidak memerlukannya. Dengan demikian, program yang dibuka tidak sampai memakan banyak ruang penyimpanan perangkat.

5. Periksa Koneksi Internet

Sebagian operasional laptop memerlukan koneksi internet agar bisa diakses, seperti streaming video, browsing, atau gaming online

Saat performa laptop dirasa cukup lambat dalam memberikan respons, ini bisa jadi karena tidak tersambung internet. Jadi, sebaiknya cek dan lakukan koneksi ulang.

6. Membersihkan Laptop Secara Rutin

Performa perangkat juga bisa menurun karena laptop kotor dan penuh debu. Debu ini biasanya tertinggal di bagian kipas pendingin dan membuat pergerakannya lebih berat.

Akhirnya, laptop cepat panas dan lemot. Gunakan sikat/kuas halus untuk menyapu debu dari bilah kipas dan tahan supaya tidak berputar kencang ketika diberikan compressed air.

Selain kipas pendingin, komponen-komponen lain pun perlu dipastikan kebersihannya. Berikut ini cara membersihkan laptop agar tidak lemot yang dapat dilakukan.

  • Ventilasi: Semprotkan compressed air ke bagian ventilasi keluar agar tumpukan debu di heatsink bersih.
  • Layar: Lap debu atau kotoran di layar menggunakan kain mikrofiber kering atau sedikit lembap.
  • Keyboard: Balikkan laptop dan ketuk pelan-pelan. Kemudian, gunakan compressed air untuk mengeluarkan kotoran yang ada di sela-sela tombol keyboard.
  • Port USB/HDMI: Pakai cotton bud kering atau semprotan udara untuk membersihkannya.

7. Upgrade RAM

Berikutnya, yaitu upgrade RAM. Saat ini, minimal RAM untuk laptop kantor yang menjadi standar baru demi mendukung kelancaran multitasking adalah 8 GB.

Jika ingin yang lebih optimal, maka disarankan menggunakan RAM berkapasitas 16 GB. Pasalnya, RAM dengan kapasitas sedikit dinilai lebih cepat penuh. Ini berpengaruh pada performa laptop.

Selain kapasitas, perhatikan pula spesifikasi RAM ketika hendak melakukan upgrade. Nah, apabila menyewa laptop kantor di Rentalworks, perusahaan Anda sudah bisa mendapatkan laptop untuk karyawan dengan RAM minimal 8 GB hingga 16 GB.

Dengan kapasitas itu, karyawan dapat menjaga produktivitas kerjanya tanpa khawatir performa laptop lemot. Sebab, memungkinkan untuk membuka beragam aplikasi secara bersamaan.

8. Update Perangkat Lunak yang Digunakan

Salah satu cara mengatasi laptop lemot adalah dengan memperbarui software yang digunakan. Pasalnya, perangkat lunak yang tidak pernah di-update bisa menyebabkan beberapa aplikasi atau program tidak berjalan lancar.

9. Rajin Membersihkan Recycle Bin

Tidak hanya secara fisik, Anda pun harus membersihkan Recycle Bin di laptop dengan rutin. Jika perangkat digunakan sehari-hari, sebaiknya paling tidak dibersihkan seminggu sekali. 

Bukan tanpa alasan, berkas yang terhapus dan ditampung di Recycle Bin dapat memakan ruang penyimpanan. Apabila dibiarkan, maka bisa membuat performa laptop lemot.

10. Membersihkan Drive C

Perlu diketahui bahwa data program atau aplikasi yang telah di-install di laptop biasanya tersimpan di Drive C. Seiring bertambahnya usia laptop, performanya memang akan menurun, terutama jika jarang dibersihkan.

Oleh karena itu, jangan ragu untuk melakukan pembersihan secara rutin. Salah satunya, yaitu dengan menghapus atau uninstall program atau aplikasi yang dirasa sudah tidak dibutuhkan atau relevan lagi di Drive C.

11. Memasang Antivirus

Virus bisa menjadi penyebab laptop lemot. Virus bisa saja diperoleh ketika Anda mengunduh program atau aplikasi. Akibatnya, performa laptop pun menurun.

Namun, jangan khawatir. Cara mengatasi laptop lemot karena virus yang dapat dicoba yakni dengan memasang aplikasi antivirus. Nantinya, antivirus ini akan melakukan scanning pada semua file di laptop.

Setelah itu, hapus virus yang ditemukan. Beberapa aplikasi antivirus yang bisa di-install adalah Avira, AVG, Mcafee, dan lain sebagainya.

12. Mengganti SSD

Laptop Anda lemot dan masih menggunakan HDD? Sebaiknya, ganti dengan SSD. Umumnya, kapasitas SSD yang ideal untuk laptop kantor adalah 512 GB. Nah, layanan sewa di Rentalworks menyediakan laptop yang sudah dilengkapi SSD dengan kapasitas sebesar itu. 

Alhasil, bisa memberikan keseimbangan antara kecepatan tinggi dengan kecukupan ruang penyimpanan untuk banyak aplikasi. Anda pun dapat menggunakan perangkat untuk bekerja dengan lancar tanpa hambatan berarti.

13. Memakai Fitur MsConfig

Apabila Anda memakai laptop atau perangkat Microsoft dan kondisinya lemot, maka cobalah menggunakan fitur MsConfig. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

  • Buka start menu.
  • Ketik “Run”.
  • Kemudian, ketik “Ms”.
  • Config terdapat di bagian kiri bawah layar.
  • Lalu, akan muncul daftar program. Matikan sejumlah program atau aplikasi yang jarang digunakan.

14. Matikan Program Startup

Program atau aplikasi yang aktif ketika startup pun dapat menyebabkan laptop menjadi lebih lambat dalam bekerja. Biasanya, program tersebut memang otomatis berjalan saat laptop dinyalakan dan akan menghabiskan memori serta CPU sehingga harus dinonaktifkan.

Caranya tidak sulit dilakukan. Cukup buka Task Manager dengan menekan bersamaan “Ctrl +Shift+Esc” di keyboard. Kemudian, pilih tab “Startup” dan disable program atau aplikasi yang tidak diperlukan.

15. Serahkan Ke Tim Teknis Profesional

Jika laptop yang Anda gunakan merupakan perangkat kantor dari layanan DaaS, sebaiknya segera serahkan masalah ini ke tim teknis profesional bersangkutan agar mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Seperti DaaS dari Rentalworks di mana sudah termasuk tim teknis untuk membantu mengatasi berbagai kendala yang ditemukan selama pemakaian perangkat.

Tim teknis akan memberikan layanan perbaikan cepat hingga menyediakan unit pengganti agar produktivitas tidak terganggu. Tersedia pula layanan pemantauan kesehatan perangkat secara proaktif demi mencegah masalah teknis lainnya.

Lebih lanjut, Rentalworks tidak hanya menyediakan layanan DaaS secara menyeluruh (sewa perangkat IT dan tech-support), tetapi juga mendukung ekonomi sirkular secara berkelanjutan.

Artinya, dengan sistem berlangganan, Anda dapat memperoleh laptop yang memiliki performa tinggi sekaligus berkontribusi pada pengurangan e-waste sehingga setiap siklus hidup perangkat bisa dikelola secara bertanggung jawab bagi lingkungan.

Tunggu apa lagi? Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan solusi perangkat IT terkelola yang lebih hemat, cepat, praktis, dan ramah lingkungan di Rentalworks!

Share This Post

Halo!

Klik di sini dan Anda akan terhubung dengan kami via WhatsApp.